Informasi

Technology

Fashion

Recent Posts

Lomba Fotografi Pada Ulang Tahun Lombok Barat ke-59

12.15 1 Comment

Humas dan Protokol Kabupaten Lombok Barat Mengadakan LOMBA FOTOGRAFI untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Lombok Barat yang ke-59 Tahun.

Kegiatan Lomba Fotografi dilakukan dengan sistem seleksi tiap minggunya selama 5 (lima) minggu terhitung mulai tanggal 5 Maret 2017- 10 April 2017. Setiap minggunya akan ditetapkan 5 (lima) orang nominator juara lomba untuk masing-masing kategori perlombaan. Nominator yang telah terpilih akan diseleksi kembali untuk ditetapkan sebagai Juara 1, Juara 2 dan Juara 3 Lomba tiap kategorinya.

Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah akan diumumkan oleh Bupati Lombok Barat pada puncak peringatan HUT Lombok Barat ke-59 di Kantor Bupati Lombok Barat di Gerung.

#Adapun Persyaratan dan Ketentuan Lomba sebagai berikut :
  1. Peserta harus “Like dan Follow” website dan media sosial resmi Bagian Humas dan Protokol Lombok Barat :
    Website        : humas.lombokbaratkab.go.id
    Facebook     : Humas Protokol Lobar
    Twitter         : @humaslobar
    Instagram    : humas_lobar
  2. Mengirimkankan hasil karya foto sesuai dengan tema yang di tentukan.
  3. Lomba foto terdiri dari 3 (tiga) kategori yaitu – Landscape/ Pemandangan Alam, Budaya dan Phonegrafi
  4. Karya foto yang Anda kirimkan adalah orisinil dan merupakan hasil karya anda sendiri. Dibuktikan dengan mengirimkan file foto original/hires jika masuk dalam nominasi.
  5. Periode pengambillan foto dari april 2016 – april 2017 (1 Tahun).
  6. Publikasi karya foto yang dikirimkan tidak akan bertentangan dengan hak pihak ketiga manapun, dan anda telahmenyediakansemua izin dan rilis yang diperlukan sehubungan dengan hal tersebut.
  7. Karya foto yang Anda kirimkan tidak melanggar atau bertentangan dengan standar norma yang berlaku di masyarakat. Karya foto yang mengandung unsur-unsur negatif dan bertentangan dengan standar norma yang dapat ditentukanoleh panitia dalamkebijakannya dapat dikeluarkan dari kontes tanpa pemberitahuan kepada Anda terlebih dahulu.
  8. Melampirkan data diri lengkap (nama, alamat lengkap dan nomor telepon atau HP yang bisa dihubungi), scan atau hasil KTP.
    Tanpa melampirkan data diri lengkap, peserta akan didiskualifikasi.
  9. Karya foto yang sudah dikirimkan berhak digunakan sebagai bagian dari publikasi non komersil, seperti penerbitan keperluan internal (contohnya annual report; kalender; brosur program atau informasi pelayanan) dan publikasi terbatas pada media social Ketentuan penggunaan akan diatur kemudian dengan tetap mencantumkan nama pemilik foto.
  10. Para nominator lomba berhak mengikuti lomba foto tertutup yang diadakan intern Bupati Lombok Barat dengan hadiah yang terpisah.
  11. Foto nominator akan di tampilkan pada pameran di acara puncak hari jadi LOMBOK BARAT 17 april 2017.
  12. Pemenang Mingguan akan ditampilkan di Website dan Media Sosial Resmi milik Bagian Humas dan Protokol Lombok Barat tiap minggunya.
  13. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat.
Tata cara pengiriman foto:
  1. Peserta mengirimkan file foto max 3 (tiga) ke alamat email : fotolobar59@gmail.com.
  2. Ukuran file yang dikirimkan minimal sis terpanjang 2000 pixel. Minimal 72 dpi.
  3. Penamaan file dengan format judul foto – lokasi – nama lengkap – no. handphone. contoh : fajar merona – bato idung – M. sobirin – 081234567890
Contact Person :
WhatsApp:
081 803 709 021 (ROMI)
081 805 222 230 (ALOK)

#Kategori foto yang dilombakan :
LOMBA FOTOGRAFI terdiri dari 3 (tiga) kategori yaitu Landscape (Pemandangan Alam), Budaya (Human Interest dan Street Fotografi) dan Phonegraphy.

#Jadwal Kegiatan :
Kategori Landscape (Pemandangan Alam), Budaya (Human Interest dan Street Fotografi) dilaksanakan dengan sistem mingguan selama lima minggu. Dengan rincian, sebagai berikut :
  • MINGGU I :
    Pengiriman Foto (5-10 maret)
    Pengumuman Pemenang Minggu I (11 maret)
  • MINGGU II :
    Pengiriman Foto (12-17 maret)
    Pengumuman Pemenang Minggu II (18 maret)
  • MINGGU III :
    Pengiriman Foto (19-24 maret)
    Pengumuman Pemenang Minggu III (25 maret)
  • MINGGU IV :
    Pengiriman Foto (26-31 maret)
    Pengumuman Pemenang Minggu IV (1 april)
  • MINGGU V :
    Pengiriman Foto (2-7 april)
    Pengumuman Pemenang Minggu V (8 april)

Untuk kategori Phonegraphy Batas Pengiriman Foto (10 april).
Acara Tambahan Lomba Foto Bupati/Ibu dan Sekda/Ibu (10 april).
Pengumuman Pemenang Utama seluruh kategori(14 april).
Penyerahan Hadiah dan Pameran Hasil Karya Lomba Fotografi (17 april) di Kantor Bupati Lombok Barat.

#AYOFOTOGRAFERLOMBOK
#SALAMJEPRET
#HUTLOBAR59

Sumber: humas.lombokbaratkab.go.id

Dahsyatnya Pahala Membaca Shalawat di Hari Jum'at

11.00 Add Comment

Shalawat merupakan bacaan doa dan pujian untuk Nabi Muhammad SAW yang  memiliki banyak keutamaan dan pahala yang agung. Dalam Al-Qur’an dan hadist, banyak perintah agar manusia mengucapkan pujian yang berbunyi Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa alihi washahbihi wasallim ini. Terlebih jika kalimat Shalawat diucapkan setiap hari Jumat, maka manfaat dan keutamaannya menjadi lebih besar lagi. Dalam sebuah riwayat Rasulullah SAW bersabda :

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi)


Selain memberikan syafaat saat Yaumil Mahsyar kelak, bershalawat pada hari Jumat juga memiliki keutamaan lain, berikut ini beberapa keutamaan bershalawat pada hari jumat yang dikutip dari buku berjudul Afdhalush Shalawaat 'Alaa Sayyidis syahadaat karangan Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhan.

1. Jika bershalawat satu kali pada hari Jumat, maka Allah bershalawat untuknya sepuluh kali. Maksud Allah bershalawat kepada Nabi SAW adalah dengan memberi rahmat-Nya untuk manusia yang bershalawat.

"Perbanyaklah membacakan shalat untukku pada hari dan malam jumat. Barangsiapa membacakan shalawat untukku satu kali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali."

2. Mengucapkan shalawat pada hari Jumat juga menjadi lebih utama karena disaksikan oleh malaikat dan malaikat akan bershalawat 10 kali kepada mereka yang membacanya. Bershalawatnya malaikat kepada Nabi SAW sama halnya dengan memintakan ampunan untuk manusia tersebut. Dari Abdullah bin Amru bin Ash RA bahwasanya ia mendengar Nabi SAW bersabda,

“Jika kalian mendengar adzan oleh muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan, kemudian bacalah shalawat untukku. Sesungguhnya barangsiapa mengucapkan satu kali shalawat kepadaku niscaya Allah mengucapkan shalawat kepadanya sebanyak sepuluh kali.” (HR. Ahmad)

3. Siapa yang paling banyak bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW pada hari Jumat, maka akan dekat kedudukannya dengan Nabi SAW di Yaumil Mahsyar kelak.

4. Memperbanyak membaca shalawat pada hari dan malam jumat, maka Nabi Muhammad akan menjadi saksi dan penolongnya pada hari kiamat.

5. Memperbanyak shalawat pada hari Jumat sebanyak seribu kali, maka ia tidak akan mati sebelum melihat surga sebagai tempat tinggalnya.

6. Barangsiapa membacakan shalawat untukku pada hari jumat, maka shalawat itu akan menjadi syafaat baginya besok di hari kiamat.

7. Siapa yang shalat ashar pada hari Jumat, kemudian sebelum berdiri meninggalkan shalatnya membaca "Allaahumma Shalli 'Alaa Muhammad An-Nabiyyil Ummiyyi wa 'Alaa Alihi wa Shahbihi Wa Sallim Tasliiman Katsiira" sebanyak delapan puluh kali, maka dosa-dosanya selama delapan puluh tahun akan diampuni dan akan dituliskan pahala ibadah selama delapan puluh tahun untuknya."

8. Pada hari Jumat Malaikat yang diciptakan dari cahaya akan turun ke bumi, Tangan-tangan mereka memegang pena yang terbuat dari emas dan lembaran-lembaran kertas terbuat dari cahaya. Mereka tidak menulis kecuali shalawat untuk nabi Muhammad SAW.

Demikian Keutamaan Bershalawat Pada Hari Jumat. Meski amalan ini mudah dilakukan, namun dalam menjalankan akan banyak rintangan karena rutinitas duniawi yang membuat lupa. Semoga kita selalu lekat dengan kalimat shalawat untuk makhluk termulia Nabi Muhammad SAW.

Sumber : infoyunik.com

Siapakah Kakek di Balik Sampul Buku Iqro?

10.00 Add Comment

Pernah memperhatikan sampul belakang buku iqro, ada foto seorang kakek yang memegang tongkat. Tahukah siapa beliau? Beliau adalah K.H. As’ad Humam.

Memang tak banyak orang yang mengenal K.H. As’ad Humam. K.H. As’ad Humam lahir pada tahun 1933. Beliau mengalami cacat fisik sejak remaja. Beliau terkena penyakit pengapuran tulang belakang, dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta selama satu setengah tahun. Penyakit inilah yang dikemudian hari membuat As’ad Humam tak mampu bergerak secara leluasa sepanjang hidupnya.

Hal ini dikarenakan sekujur tubuhnya mengejang dan sulit untuk dibungkukkan. Dalam keseharian, sholatnya pun harus dilakukan dengan duduk lurus, tanpa bisa melakukan posisi ruku’ ataupun sujud. Bahkan untuk menengok pun harus membalikkan seluruh tubuhnya. Beliau juga bukan seorang akademisi atau kalangan terdidik lulusan Pesantren atau Sekolah Tinggi Islam, beliau hanya lulusan kelas 2 Madrasah Mualimin Muhammadiyah Yogyakarta (Setingkat SMP).

Nama asli dari KH As’ad Humam hanyalah As’ad saja, sedangkan nama Humam yang diletakkan dibelakang adalah nama ayahnya, H Humam Siradj. KH As’ad Humam (alm) tinggal di Kampung Selokraman, Kotagede Yogyakarta. Ia adalah anak kedua dari 7 bersaudara. Darah wiraswasta diwariskan benar oleh orang tua mereka, terbukti tak ada satu pun dari mereka yang menjadi Pegawai Negeri Sipil. KH Asad Humam sendiri berprofesi sebagai pedagang imitasi di pasar Bringharjo, kawasan Malioboro Yogyakarta. Profesi ini mengantarnya berkenalan dengan KH Dachlan Salim Zarkasyi. Berawal dari silaturahim ini kemudian KH As’ad Humam mengenal metode Qiroati.

Dari Qiroati ini pula kemudian muncul gagasan-gagasan KH As’ad Humam untuk mengembangkannya supaya lebih mempermudah penerimaan metode ini bagi santri yang belajar Al Quran. Mulailah KH As’ad Humam bereksperimen, dan hasilnya kemudian ia catat, dan ia usulkan kepada KH Dachlan Zarkasyi.

Namun gagasan-gagasan tersebut seringkali ditolak oleh KH Dachlan Salim Zarkasyi, terutama untuk dimasukkan dalam Qiroati, karena menurutnya Qiroati adalah inayah dari Allah sehingga tidak perlu ada perubahan. Hal inilah yang pada akhirnya menjadikan kedua tokoh ”berkonflik”. Sehingga pada akhirnya muncullah gagasan KH As’ad Humam dan Team Tadarus Angkatan Muda Masjid dan Mushalla (Team Tadarus “AMM”) Yogyakarta untuk menyusun sendiri dengan pengembangan penggunaan cara cepat belajar membaca Al-Qur’an melalui metode Iqro.

Sumber : islampos.com